Diklat K3 Umum dan Pertambangan

Industri pertambangan merupakan kegiatan yang sangat berpengaruh terhadap segala pembangunan nasional. Namun, industri ini juga memiliki resiko tinggi dalam kecelakaan kerja, sehingga dalam suatu perusahaan pertambangan diperlukan tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Tentunya, menjadi ahli K3 perlu banyak bekal seperti pendidikan dan pelatihan baik umum maupun pertambangan.

Prinsipnya kecelakaan kerja dapat terjadi disebabkan oleh aktivitas yang tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) K3 umum dan pertambangan, sehingga fungsi dari diklat K3 umum dan pertambangan  sebagai berikut:

  1. Mengetahui semua regulasi atau dasar hukum K3 pertambangan;
  2. Memahami segala elemen dalam pengelolaan K3 pertambangan;
  3. Memahami Sistem Manajemen K3 (SMK3);
  4. Mengetahui ruang lingkup pengawasan operasional/lapangan; dan
  5. Memahami segala aspek atau kondisi aman yang dilakukan pada suatu aktivitas saat bekerja; dan lain-lain.