Penyusunan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM)

Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat merupakan upaya dalam rangka mendorong peningkatan perekonomian, pendidikan, sosial budaya, kesehatan dan lingkungan kehidupan masyarakat sekitar tambang, baik secara individual maupun kolektif agar tingkat kehidupan masyarakt sekitar tambang menjadi lebih baik dan mandiri.

Dalam  menyusun program PPM juga harus didasarkan pada hasil pemetaan sosial (social mapping). Pemetaan Sosial menjadi wajib dilakukan untuk mendapatkan gambaran awal kondisi masyarakat  sekitar tambang sebelum aktivitas tambang dimulai. Pemetaan sosial yang dilakukan minimalnya bisa memberikan gambaran utuh tentang kondisi kesehatan dan pendidikan, kondisi sosial budaya dan lingkungan kehidupan masyarakat, kondisi infrastruktur, kondisi kemandirian ekonomi dan kelembagaan komunitas masyarakat dalam menunjang kemandirian ekonomi.

Ada 8 program utama yang harus dirumuskan oleh pihak perusahaan dalam dokumen Rencana Induk PPM, yaitu program bidang pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pembentukan lembaga komunitas dan infrastruktur. Program yang disusun mulai fase operasi produksi sampai dengan program untuk fase penutupan tambang.

Bima Shabartum Grup menyediakan jasa penyusunan program pemberdayaan masyarakat dengan pemetaan sosial untuk mengetahui calon sasaran, kondisi atau karakteristik dan permasalahan sosial pada lingkungan sekitar usaha dan/atau kegiatan. Hal tersebut dilakukan sebagai bahan untuk menentukan keputusan yang tepat dan sesuai dengan sosial lingkungan tersebut untuk menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan PPM. Sehingga program PPM yang dijalankan bisa lebih terukur, terarah, tepat guna dan tepat sasaran.